
KECAMATAN RAWALO TERBAIK KE 2 DALAM PERENCANAAN PERANGKAT DAERAH TAHUN 2026

BANYUMAS – Pemkab Banyumas melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan tema “Pemenuhan Pelayanan Dasar, Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia serta Efektivitas Kelembagaan Daerah sebagai Landasan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif yan Berkelanjutan” pada Senin (16/3/2026) di Pendopo Si Panji.
Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Bupati dan Wabup Banyumas, beberapa perangkat daerah, serta perwakilan pemangku kepentingan dan diikuti juga secara daring oleh Bapperida Kabupaten sekitar (Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen, Cilacap, dan Brebes), perwakilan delegasi desa/kelurahan dari kecamatan se-Kabupaten Banyumas, dan stakeholder lainnya.
.jpg)
Ketua Bapperida Banyumas, Dedy Noerhasan, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan dengan tujuan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi dan pusat, menghimpun masukan dan saran sebagai penyempurnaan rancangan RKPD, menyepakati program dan kegiatan prioritas pembangunan tahun 2027, dan memperkuat sinergi serta kolaborasi seluruh stakeholder pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selaras dengan hal tersebut, dalam sambutannya, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyampaikan enam misi pembangunan daerah, yaitu:
- Meningkatkan kualitas hidup dan daya saing sumber daya manusia
- Memperkuat ekonomi kerakyatan yang maju, mandiri, dan menyejahterakan
- Memperkuat ketahanan pangan daerah
- Meningkatkan pengembangan wilayah dan infrastruktur yang berkelanjutan
- Meningkatkan keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan hidup
- Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, melayani, dan transparan guna mendorong peningkatan daya saing daerah
“Melalui enam misi tersebut, kita ingin memastikan bahwa pembangunan di Kabupaten Banyumas tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan manusia, peningkatan infrastruktur, keberlanjutan lingkungan, serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan Banyumas pada tahun 2027 akan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Ia memaparkan ada lima prioritas pembangunan untuk mewujudkan tema pembangunan tahun ini, yaitu:
- Pemenuhan pelayanan dasar dan kebutuhan dasar masyarakat
- Peningkatan daya saing sumber daya manusia
- Pemanfaatan potensi daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan
- Peningkatan efektivitas kelembagaan daerah dalam kolaborasi penanganan berbagai isu strategis pembangunan
- Peningkatan daya saing infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah
Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan sangat penting bagi keberhasilan pembangunan.
“Saya mengajak seluruh unsur masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, serta organisasi masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat mempercepat pembangunan berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, pengembangan pasar daerah, hingga penguatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Banyumas, Agus Priyanggodo, menyampaikan peran konstitusional DPRD melalui mekanisme pokok-pokok pikiran.
“Pokok-pokok pikiran DPRD ini lahir dari proses reses yang kami lakukan secara berkala. Dalam reses tersebut, kami para wakil rakyat turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing dan kami mendengarkan, mencatat, menyerap secara konsisten untuk kepentingan masyarakat yang kami wakili,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti tiga pokok pikiran yang menjadi perhatian serius DPRD. Pertama, permasalahan kemiskinan yang dinilai masih tinggi sehingga memerlukan gotong royong semua elemen masyarakat untuk memberantasnya. Kedua, permasalahan infrastruktur yang sering dikeluhkan masyarakat seperti jalan, jembatan, dan irigasi. Ketiga, tingginya angka pengangguran, anak putus sekolah serta kematian ibu dan anak.

Selain pemaparan materi dari Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie serta sesi diskusi dan tanya jawab, kegiatan Musrenbang RKPD 2027 juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan kepada kecamatan serta perangkat daerah terbaik dalam Perencanaan Perangkat Daerah Tahun 2026.
Adapun penerima penghargaan tersebut adalah sebagai berikut:
Kategori Kecamatan Terbaik
1. Terbaik I Kecamatan Sumpiuh dengan nilai 82,0
2. Terbaik II Kecamatan Rawalo dengan nilai 79,00
3. Terbaik III Kecamatan Lumbir dengan nilai 77,00
Kategori Sekretariat / Inspektorat / Dinas / Badan
1. Terbaik I Dinas Lingkungan Hidup dengan nilai 85,40
2. Terbaik II Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan nilai 83,00
3. Terbaik III Badan Pendapatan Daerah dengan nilai 82,00
Bupati Sadewo berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang lebih baik, lebih terukur, dan lebih berdampak bagi masyarakat Kabupaten Banyumas.
.jpeg)


Sumber https://www.banyumaskab.go.id/detail/berita2/207


